Cold Chain Logistics for Vaccines / Logistik Cold Chain untuk Vaksin

LOGISTIK COLD CHAIN UNTUK VAKSIN

Indonesia version:

Semenjak wabah pandemi COVID-19 melanda negara-negara di dunia termasuk Indonesia setahun yang lalu, berbagai upaya untuk menahan laju penyebarannya hingga pengadaan vaksin untuk kekebalan tubuh telah dilakukan oleh pemerintah dan bahu membahu dengan industri swasta yang berkompeten. Industri farmasi yang tertunjuk untuk mengelola pangadaan vaksin nasional adalah BUMN PT. Biofarma (Persero), dan dibantu juga oleh farmasi swasta partner dari Biofarma. Cold chain vaksin menjadi trending topics yang dibahas untuk pengadaan infrastrukturnya. ARPI menjadi salah satu panutan pemerintah didalam menetapkan prosedur pendistribusian dan penyimpanan vaksin yang membutuhkan monitor temperatur yang ketat.

Didalam menjemput peluang bisnis tersebut, beberapa anggota ARPI selain industri 3PL yang berpengalaman, cool box yang dibutuhkan sesuai dengan persyaratan suhu masing-masing brand vaksin tersebut yang sudah pasti menggunakan bahan panel insulasi yang bermutu, telah dibuat oleh manufaktur lokal dan importir, diantaranya adalah PT. Alpine Cool Utama, PT. Karya Indonesia Sukses dan Marubeni Indonesia.

Melalui rancangan yang baik dan uji laboratorium, Alpine Cool dapat menyediakan cool box berbagai ukuran dengan rentang suhu dari minus 25 derajat hingga plus 20 derajat Celcius.

Sedangkan PT. Karya Indonesia Sukses, menyediakan cool box berukuran kecil dengan rentang suhu minus 4 derajat hingga plus 15 derajat Celcius.

Akan halnya dengan Marubeni Indonesia, yang menggunakan teknologi Jerman, mereka mengimpor paket cool box dengan rentang suhu hingga minus 30 derajat Celcius dan dapat dilengkapi dengan dry ice jika suhu simpan yang dikehendaki minus 70 derajat Celcius dan dapat menahan kenaikan temperatur vaksin hingga 35 jam.

English version:

COLD CHAIN ‚Äč‚ÄčLOGISTICS FOR VACCINES

Since the COVID-19 pandemic outbreak hit countries in the world including Indonesia a year ago, various efforts to contain its spread until the procurement of vaccines for immunity have been carried out by the government and working hand in hand with competent private industry. The pharmaceutical industry appointed to manage the national vaccine procurement is the state-owned company PT. Biofarma (Persero), and also assisted by a private pharmaceutical partner from Biofarma. Vaccine cold chain has become trending topics that will be discussed for the procurement of the infrastructure. ARPI has become one of the government’s role models in establishing vaccine distribution and storage procedures that require strict temperature monitoring. In picking up these business opportunities, several ARPI members apart from the experienced 3PL industry, required cool boxes in accordance with the temperature requirements of each vaccine brand which certainly used quality insulation panel materials, have made by local manufactures and importers, including PT. Alpine Cool Utama, PT. Karya Indonesia Sukses and Marubeni Indonesia.

Through good design and laboratory tests, Alpine Cool can provide cool boxes of various sizes with a temperature range from minus 25 degrees to plus 20 degrees Celsius. More information, contact to: sales.support2@alpinecool.co.id

Meanwhile, PT. Karya Indonesia Sukses, provides a small cool box with a temperature range of minus 4 degrees to plus 15 degrees Celsius. More information, contact to: msunmen@yahoo.com

As with Marubeni Indonesia, which uses German technology, they import a cool box package with a temperature range of up to minus 30 degrees Celsius and can be equipped with dry ice if the desired storage temperature is minus 70 degrees Celsius and can defend the vaccine temperature increase of up to 35 hours. More information: shofiyudin-s@marubeni.co.id