ARPI AKAN TERUS MENINGKATKAN KAPASITAS & KAPABILITAS INDUSTRI RANTAI DINGIN NASIONAL
Ketahanan pangan yang terus menjadi perbincangan hangat dunia karena erat kaitannya dengan perubahan cuaca ekstrim, pemanasan global yang harus dikendalikan, pergerakan rantai pasokan makanan yang sering terinterupsi, serta bertambahnya penduduk yang memerlukan penataan lingkungan yang mulai terganggu karena pertumbuhan area industri yang pesat. Hal ini memerlukan perhatian khusus, bagaima membuat suatu ekosistem rantai dingin yang didukung oleh teknologi kekinian.
Pengiriman dan penyimpanan produk tergolong komoditas yang memang sebagai penyangga kontinuitas ketersediaan pangan sepanjang tahun menjadi sebuah tantangan tersendiri. Contoh sederhana tatkala menyimpan beras seringkali tidak dapat sesuai waktu penyimpanannya karena kontrol humiditas ruangan yang gagal diaplikasikan. Juga IOT yang dapat memonitornya dengan didukung pula penyediaan monitor temperatur secara real time. Belum lagi dengan pengadaan energi yang kontinu sesuai persyaratan yang diminta.
Untuk itulah, ARPI menyambut baik undangan temu bisnis di dalam event ekspo Cold Chain Korea bersamaan dengan Korea Packaging dan Pharmaceutical ekspo. Beberapa pemain cold chain Korea akan adakan temu bisnis di Jakarta terkait dengan pengadaan infrastruktur rantai dingin, dan program antar kedua pemerintah.
ARPI WILL CONTINUE TO INCREASE THE CAPACITY AND CAPABILITY OF THE NATIONAL COLD CHAIN INDUSTRY
Food security continues to be a hot topic globally due to its close link to extreme weather changes, the need to control global warming, the frequently interrupted food supply chain, and a growing population that requires environmental management, which is increasingly disrupted by rapid industrial growth. This requires special attention, including how to create a cold chain ecosystem supported by current technology.
Shipping and storing products, including commodities that support the continuity of food availability throughout the year, presents challenges. For example, storing rice often fails to meet its storage time due to failed room humidity controls. IoT monitoring, supported by real-time temperature monitoring, is also crucial. This is further exacerbated by the need for continuous energy supply to meet demand.
Therefore, ARPI welcomes invitations to business meetings at the Korea Cold Chain Expo, which coincides with the Korea Packaging and Pharmaceutical Expo. Several Korean cold chain players will hold a business meeting in Jakarta regarding the procurement of cold chain infrastructure and programs between the two governments.
