PENTINGNYA PENGUASAAN OPERASIONAL COLD STORAGE
Pertumbuhan industri makanan global yang signifikan karena tuntutan konsumen, urbanisasi, cuaca ekstrim yang mengganggu ketahanan pangan, menjadikan tantangan bagaimana industri rantai dingin dibangun dengan proper dan berdaya guna.
Hal ini diutarakan oleh ARPI dalam acara FGD yang menekankan interkonektivitas rantai dingin yang dapat mendukung swasembada pangan nasional dan menekan laju inflasi serta disparitas harga pangan, yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri pada Senin 2 Maret 2026 lalu. ARPI lanjut menjelaskan bahwa peran Artificial Inteligence (AI) di budidaya pertanian yang dapat meminimalkan resiko gagal panen akibat ketidak-cocokan masa tanam dan panen, serangan hama dan prediksi cuaca yang salah. AI di budidaya ini akan sangat bermanfaat untuk pengadaaan sarana dan prasarana peralatan pendingin, baik di pengiriman makanan maupun penyimpanannya. Interface AI antara kedua sektor yang saling berhubungan tersebut, akan sangat membantu program swasembada pangan nasional. Dan ini krusial bagi BUMD sebagai ujung tombak ekonomi daerah yang berperan dalam swasembada pangan di wilayahnya.
Sementara itu, pada kesempatan lain, di Gala Dinner PT. Global Cool, ARPI menjelaskan cara memanfaatkan peluang bisnis di industri HVAC-R nasional. ARPI menekankan bahwa peluang bisnis HVAC-R akan sangat dipengaruhi oleh regulasi global yang harus diikuti oleh regulasi nasional, terkait: 1. Efisiensi energi, 2. Refrigeran ramah lingkungan, 3. Standar IOT dan sensor pintar, 4. Kepatuhan lingkungan, dan 5. Standar spesifik/ketat lainnya, seperti penggunaannya di ruang steril seperti di rumah sakit. Para pelaku lokal harus terus mampu memperbarui hal ini agar dapat mengembangkan strategi bisnis yang tepat.

THE IMPORTANCE OF COLD STORAGE OPERATIONAL MASTERY
The significant growth of the global food industry due to consumer demands, urbanization, and extreme weather that disrupts food security poses a challenge in how to build a proper and efficient cold chain industry.
This was conveyed by ARPI in a focus group discussion (FGD) held by the Ministry of Home Affairs on Monday, March 2, 2026, emphasizing cold chain interconnectivity that can support national food self-sufficiency and reduce inflation and food price disparities. ARPI further explained the role of Artificial Intelligence (AI) in agricultural cultivation, which can minimize the risk of crop failure due to mismatched planting and harvesting periods, pest attacks, and incorrect weather predictions. AI in this cultivation will be highly beneficial for the procurement of refrigeration equipment and infrastructure, both for food delivery and storage. The AI interface between these two interconnected sectors will significantly assist the national food self-sufficiency program. This is crucial for regionally-owned enterprises (BUMDs), as the spearheads of the regional economy, playing a role in food self-sufficiency in their regions.
Meanwhile, on another occasion, at the PT. Global Cool Gala Dinner, ARPI explained how to capitalize on business opportunities in the national HVAC-R industry. ARPI emphasized that HVAC-R business opportunities will be greatly influenced by global regulations that must be followed by national regulations, regarding: 1. Energy efficiency, 2. Green refrigerants, 3. IOT standards and smart sensors, 4. Environmental compliance, and 5. Other specific / strict standards, such as their use in sterile rooms such as in hospitals. Local players must continue to be able to update this in order to be able to develop a proper business strategy.
